Monday, 26 September 2016

Jadi , kamu atau aku ?





Senja hari ini diselimuti oleh awan abu abu yang sangat tebal . Pertanda bumi akan menurunkan rintikan air  . Air yang entah menimbulkan berkah atau menimbulkan bencana bagi mereka yang merasakannya . Ah , aku dengar berita berita minggu ini banyak terjadi bencana karena turunnya hujan . Banjir bandang , misalnya ? jadi ini berkah , bencana atau ujian ? 

Tidak ada api kalau tidak ada yang menyalakan korek . Mungkin seperti itu perumpamaan yang dapat aku katakan saat ini . Banjir bandang yang terjadi adalah peringatan Tuhan kepada umatnya agar senantiasa menjaga apa yang sudah Tuhan berikan kepada kita . Tetapi , apa yang telah dilakukan mereka ? merusak ? mengotori ? bukankah manusia tempat paling egois jika di sejajarkan oleh ciptaan ciptaan Tuhan yang lainnya ? Manusia ingin menang sendiri dibandingkan ciptaan Tuhan yang lainnya ? . Bukankah itu sifat dasar manusia ? Egois dan ingin menang sendiri . 

Tidak munafik memang , aku masih saja terbelenggu dalam sifat sifat buruk seperti egois . Jadi , egoiskah aku yang masih ingin menjalin hubungan denganmu ? memperbaiki semuanya dari awal ? memulai semuanya dengan lembaran yang baru ?

Masih egoiskah aku , jika aku masih menyayangimu ? 
Masih egois mana , aku merengek rengek terus untuk memulai semuanya dengan lembaran baru atau meyembunyikan perasaan yang sama sama masih sayang ? 

Jadi sekarang aku bertanya , kamu atau aku  ? 


No comments:

Post a Comment